Kenangan & Renungan Usai Ramadhan | Pedagang Buku
Butuh Bantuan? Customer Service Toko Buku Islam siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Tak Berkategori » Kenangan & Renungan Usai Ramadhan

Kenangan & Renungan Usai Ramadhan

Ditulis pada: 2 Juni 2020 | Kategori: Tak Berkategori

Kenangan & Renungan
Usai Ramadhan

Abu Ubaidah As Sidawi

1. Sebulan lalu kita sambut bulan Ramadhan, dua hari lalu kita berpisah dg ramadhan. Itulah kehidupan dunia. Ada perjumpaan dan ada perpisahan.
Kini kita sedang di atas tanah, dan suatu saat kita akan di bawah tanah. Kita hanya bagaikan pengembara yang mampir sejenak, dan suatu saat kita akan mudik ke kampung halaman asli kita.

2. Di bulan Ramadhan kita digembleng tuk ngegas ibadah dan ngerem dari dosa, bahkan dari hal yg bersifat mubah pada asalnya. Semua itu untuk mendidik dan melatih kita untuk menjadi insan yg bertaqwa. Itulah hakekat puasa sebenarnya. Itulah intisari tujuan puasa. Sdhkah kita lulus dari madrasahnya? ataukah Ramadhan hanya rutinitas yg datang dan berlalu begitu saja tanpa membawa perubahan pada diri kita?

3. Di 10 akhir bulan puasa, kita dimotivasi untuk meningkatkan daya semangat kita dan kita kendor.
Itu pelajaran penting bagi kita agar selalu meningkatkan keimanan kita di penghujung garis finis karena ukuran sesuatu adalah di di penutupannya.

4. Setelah sebulan penuh kita beribadah, kita disyariatkan untuk zakat fithri dg tujuan membersihkan diri dan membantu fakir miskin.
Ini pelajaran penting bagi kita agar terus membersihkan diri dari noda dosa dan menambal lubang kekurangan serta berusaha membahagiakan orang lain sebisa mungkin.

5. Setelah sebulan penuh kita disyariatkan berhari raya, menampakkan kegembiraan dan syiar agama.
Ini pelajaran penting bagi kita bahwa perayaan dan kegembiraan yg sesungguhnya adalah usai kita beribadah kepada Allah.

7. Doa usai hari raya adalah minta diterimanya amal kebajikan ibadah kita selama Ramadhan sebagaimana atsar para sahabat.
Ini pelajaran penting bagi kita agar tidak merasa aman dan ujub dg amal kita, tetapi hendaknya kita berdoa, berharap dan merasa takut jika amal kita tidak diterima.

8. Di bulan syawal ini kita disyariatkan 6 hari Syawal sebagai tanda kesempurnaan puasa kita yg wajib.
Ini pelajaran penting bagi kita agar tetap istiqomah dalam ibadah, karena tanda diterimanya ibadah adalah semangat ibadah selanjutnya.
Jangan sampai kita hanya mengenal Allah di bulan puasa saja, karena finis ibadah itu bukanlah tanggal 1 syawal tapi kematian.

Kenangan & Renungan Usai Ramadhan | Pedagang Buku

Tags:

Belum ada Komentar untuk Kenangan & Renungan Usai Ramadhan

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Blog Terbaru

Kenangan & Renungan Usai Ramadhan

Ditulis pada: 2 Juni 2020

Kenangan & Renungan Usai Ramadhan Abu Ubaidah As Sidawi 1. Sebulan lalu kita sambut bulan Ramadhan, dua hari lalu kita berpisah dg ramadhan. Itulah kehidupan dunia. Ada perjumpaan dan ada perpisahan. Kini kita sedang di atas tanah, dan suatu saat... Baca selengkapnya »

Sayyidah khadijah Aisyah

Ditulis pada: 4 Mei 2020

Kiat sukses berprasangka

Ditulis pada: 15 Juni 2019

Kiat sukses yang akan dibahas pada kali ini adalah tentang disiplin prasangka positif. Prasangka akan membentuk persepsi dan tindakan kita akan mengikuti persepsi kita. Jika prasangka negatif, maka akan membentuk persepsi negatif dan akan mengarahkan kita pada tindakan negatif seperti... Baca selengkapnya »

JUALAN ONLINE

Ditulis pada: 7 Juli 2017

Membayangkan berjualan online itu menarik sekaligus menyeramkan. Di satu sisi kita melihat ada kurang-lebih 90 juta pengguna internet di Indonesia, ada pasar besar di sini. Tapi di sisi lain, sepertinya cara mulainya rumit. Berurusan dengan teknologi, yang ngerasa gaptek sudah putus asa sebelum... Baca selengkapnya »

Menyimak Kicau

Ditulis pada: 18 November 2016

Tempat paling aman untuk bersembunyi adalah ruang kejujuran. Tempat yang paling nyaman untuk lari adalah lapangan pertaubatan. Layang-layang justru bisa terbang saat melawan angin. Jangan gentar saat memang harus menentang. Tetapi pastikan ada benang terhubung pada-Nya. Tiap orang hebat di... Baca selengkapnya »